Kini, tak hanya kamar mandi dan dapur yang bisa menggunakan keramik pada dindingnya. Teknologi terbaru pun mampu membuat keramik tampil kian menawan untuk diaplikasikan hingga ke ruang-ruang lain di rumah Anda.
Namun, sedikit berbeda dengan keramik lantai, keramik dinding ini dibuat dengan kekuatan lebih rendah. Alhasil, keramik ini tidak dapat diaplikasikan pada lantai.
Dibandingkan dengan cat atau wallpaper, ubin keramik lebih tahan lama dan mudah dalam perawatannya. Hanya saja, memang, harganya lebih mahal. Keramik dinding biasa berukuran 25 cm x 45 cm misalnya, harganya berkisar Rp 45.000 hingga Rp 90.000 per keping. Sementara untuk "keramik digital" berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 90.000 per lember.
sumber : kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar